Rabu, 17 Oktober 2012

MANFAAT DAGING KELINCI

Untuk hewan yang satu ini disamping mengemaskan menurut kebanyakan orang, tetapi juga memiliki khasiat untuk kesehatan.
Mungkin dari kebanyakan orang tidak tega atau kasihan untuk mengkonsumsinya. Namun ini faktanya bahwa kelinci sangat bermanfaat bagi tubuh kita.....
Berikut berbagai manfaat daging kelinci berdasarkan ilmu pengetahuan 
1. kandungan protein tinggi
Daging kelinci merupakan daging sehat dengan rendah kolesterol yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi bagi manusia. Selain rasanya enak daging kelinci mempunyai kandungan protein 21 %, lemak 8 %, dan air 70 %, juga dihalalkan oleh agama sehingga cukup bagus untuk kesehatan. Di samping itu daging kelinci dapat meningkatkan kecerdasan anak-anak yang masih dalam pertumbuhan, meningkatkan fertillitas/kesuburan, mencegah penyakit pembuluh darah pada orang dewasa dan dapat juga menurunkan kolesterol dalam darah.
2. penyakit jantung dan rendah kolesterol
Daging itu mampu menurunkan risiko kolesterol dan penyakit jantung
Sayangnya, daging kelinci belum populer. “Padahal, mutu gizinya lebih bagus dibanding daging “Padahal, mutu gizinya lebih bagus dibanding daging lainnya,” kata Dr Yono C Raharjo dari Balai Penelitian Ternak Ciawi, Bogor, dalam Seminar Nasional bertema prospek ternak kelinci untuk meningkatkan gizi masyarakat, akhir pekan lalu.
“Rendahnya kandungan kolesterol dan natrium membuat daging kelinci sangat dianjurkan sebagai makanan untuk pasien penyakit jantung, usia lanjut, dan mereka yang bermasalah dengan kelebihan berat badan. “Keuntungan lainnya, tulang pada kelinci lebih tipis, dagingnya halus, dan seratnya pendek sehingga mudah dikunyah,” papar Kusmajadi.
sumber : http://www.kapanlagi.com/clubbing/archive/index.php/t-112.html dan www.kompas.com
3. Obat asma
Daging kelinci dipercaya dapat digunakan sebagai obat yang mampu menyembuhkan atau minimal meredakan penyakit asma, infeksi tenggorokan, liver, dan asam urat. Daging kelinci ternyata mengandung suatu zat yang disebut senyawa kitotefin. Senyawa tersebut apabila digabungkan dengan senyawa lain seperti lemak omega 3 dan 9 disinyalir bisa sebagai penyembuh asma.
Senyawa kitotefin berfungsi untuk menstabilkan membran sel mastosit. Daging yang mengadung senyawa tersebut yaitu daging kelinci membentuk antibodi pada tubuh. Antibodi ini melekat pada sel mastosit yang bisa mencegah pecahnya membran. Pecahnya membran bisa membuat otot-otot polos saluran nafas berkontraksi. Hasilnya saluran nafas menyempit hingga terjadi asma.
Khasiat daging kelinci ini ditemukan dua mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang. Kandungan ketotifen dalam daging kelinci menjadi alternatif bagi penderita asma. Senyawa molekul yang terdapat dalam daging ini mampu menyembuhkan penyakit asma. Bagian paling mujarab terletak pada hati kelinci.
Kelinci di samping sebagai hewan peliharaan, ternyata dagingnya juga diyakini dapat menyembuhkan suatu penyakit. 
4. kehalalan mengkonsumsi daging kelinci.
Daging kelinci adalah pengobatan jangka panjang, maka dari itu disarankan untuk mengkonsumsinya secara rutin. Jangan dikhawatirkan halal atau tidaknya, karena Majelis Ulama Indonesia menetapkan hukum makan kelinci dengan pertimbangan surat permintaan direktur urusan agama Islam Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dan Urusan Haji Departemen Agama RI dan surat Sekretaris Direktur Jenderal Peternakan Direktorat Jenderal Peternakan Departemen Pertanian RI. Memakan daging kelinci hukumnya halal. 


0 komentar:

Posting Komentar